TERNATE-Kepolisian Daerah Maluku Utara sedang melacak seseorang
yang mengatasnamakan pejabat Polda dan Pejabat Mabes Polri lantaran
meminta uang kepada orang tua calon siswa polri, dengan janjinya
meloloskan anak jadi anggota Polri. Kapolda Malut Brigjen Pol Tugas Dwi
Apriyanto Kamis (27/04) mengatakan, akan menindak tegas seseorang yang
mengatas namakan pejabat Polda dan Pejabat Mabes Polri.
Orang nomor satu di Polda Malut itu mengaku ada dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan seseorang yang mengatas namakan pejabat Polda Malut dan Pejabat Mabes Polri telah menghubungi beberapa orang tua Casis Polri untuk mentransfer uang dengan janji dapat meluluskan.
“Ada beberapa Orang Tua Calon Siswa Polri, dihubungi oleh seseorang yang mengaku Pejabat Utama Polda maupun Pejabat Mabes Polri, yang bersangkutan menjanjikan bisa meluluskan Calon siswa dengan Jalan mentranfer sejumlah uang, ini adalah bentuk tindakan penipuan, “ tegasnya.
Jenderal bintang satu itu mengaku pihaknya akan menelusuri orang yang mengaku pejabat Polda dan pejabat Mabes Polri. “Saat ini kami sedang lacak nomor telpon yang digunakan menghubungi orang tua Casis polri,” ujarnya
Sebelumnya Kapolda menghimbau agar orang tua calon peserta jangan percaya pada seseorang yang mengatasnamakan anggota polisi dan masyarakat yang dapat meloloskan dari seleksi anggota Polri, apa lagi dengan memberikan uang.
“Seseoang mengatas namakan polisi dan masyarakat minta uang dengan janji loloskan dari seleksi anggota polri, jangan percaya itu suara setan, karena tes ini gratis tidak dipungut biaya,” ujarnya. (san)
Orang nomor satu di Polda Malut itu mengaku ada dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan seseorang yang mengatas namakan pejabat Polda Malut dan Pejabat Mabes Polri telah menghubungi beberapa orang tua Casis Polri untuk mentransfer uang dengan janji dapat meluluskan.
“Ada beberapa Orang Tua Calon Siswa Polri, dihubungi oleh seseorang yang mengaku Pejabat Utama Polda maupun Pejabat Mabes Polri, yang bersangkutan menjanjikan bisa meluluskan Calon siswa dengan Jalan mentranfer sejumlah uang, ini adalah bentuk tindakan penipuan, “ tegasnya.
Jenderal bintang satu itu mengaku pihaknya akan menelusuri orang yang mengaku pejabat Polda dan pejabat Mabes Polri. “Saat ini kami sedang lacak nomor telpon yang digunakan menghubungi orang tua Casis polri,” ujarnya
Sebelumnya Kapolda menghimbau agar orang tua calon peserta jangan percaya pada seseorang yang mengatasnamakan anggota polisi dan masyarakat yang dapat meloloskan dari seleksi anggota Polri, apa lagi dengan memberikan uang.
“Seseoang mengatas namakan polisi dan masyarakat minta uang dengan janji loloskan dari seleksi anggota polri, jangan percaya itu suara setan, karena tes ini gratis tidak dipungut biaya,” ujarnya. (san)
